Linux untuk Cita-cita Anak Didik Ku

Ini hanya pengalaman saya yang mungkin tidak berharga untuk mereka yang sangat ekspert di bidang linux. Saya bukan seorang yang ahli bahkan paham 100% dengan linux. Saya hanya mahasiswa semester 5 dengan basic jaringan dari smk dan terus mendalami bidang jaringan hingga kini.
Saya dapatkan ilmu mengenai linux dari SMK yg notabene adalah smk negeri di sebuah kabupaten kecil di Jatim, dan sekarang saya sangat bersyukur pernah belajar disana, mendapatkan banyak ilmu tentang linux, sedih susah senang nya mengkonfigurasi linux debian lenny demi kata lulus dengan teman seperjuangan itu menjadi pengalaman paling berharga. Dan sekarang saya sangat bersyukur bisa menyalurkannya untuk anak didik saya.
Beberapa hari terakhir saya direkrut menjadi coach di sebuah SMK di kota Malang, awalnya saya sangat takut, apakah saya mampu melatih mereka dengan pengalaman saya yang tidak banyak itu. Namun rasa ragu itu perlahan hilang, Linux mengajarkanku banyak hal, untuk terus berusaha, untuk terus belajar memahami, mengkonfigurasi dan bahkan mengembangkan linux dan saya tidak ingin mengecewakan anak-anak didik ku yang sama sekali tidak mengenal linux untuk bisa bertanding dalam lomba yang akan mereka ikuti.
Sepuluh hari bersama mereka merupakan pengalaman sangat menakjubkan bagi saya, Hanya dengan berbekal pengalaman dasar membangun server farm pada debian lenny saya harus membawa cita-cita mereka menjadi nyata. Debian wheezy yang menjadi syarat dalam perlombaan tersebut cukup membuat saya berpikir keras, mencoba segala materi yang saya miliki, mempelajari kembali seluruh konfigurasi Lenny untuk diterapkan pada Wheezy. Syukur Alhamdulillah, tidak ada perbedaan yang besar dari konfigurasi keduanya, dengan niatan penuh saya , bimbing mereka. Seandainya ada waktu lebih dari sepuluh hari, mungkin mereka akan menjadi anak-anak baru yang fasih untuk Wheezy.
Sehari sebelum perlombaan, wajah pasrah dan cemas ada di benak anak-anak didik ku, tidak hanya mereka, saya pun sudah cukup pasrah dengan semuanya berharap Allah memberi keajaiban dan membuat semua berjalan lancar. Seperti hari biasa waktu latihan dimulai sesudah Dhuhur hingga sore, namun untuk hari ini, latihan diperpanjang hingga pukul 7 malam. Mereka dikarantina dengan semua pembimbing, dan mereka disimulasikanย pada situasi yang sama persis dengan keadaan lomba. Sungguh mengejutkan, walaupun sudah habis jam mereka untuk latihan, mereka tetap meminta untuk dapat berlatih hingga pukul 23.00. Hanya rasa terharu yang bisa saya rasakan. Sungguh perjuangan yang luar biasa.
Lomba tingkat Kota dan Kabupaten Malang selesai. Hasil dari semua kerja keras mereka dibayar dengan masuk dalam sepuluh besar sekota Malang, sebuah tiket untuk maju ke tingkat Provinsi Jawa Timur yang akan diselenggarakan insyaallah November mendatang. Mereka mempelajari linux untuk bisa mengikuti lomba, untuk tidak mengecewakan sekolah mereka, dan untuk membuka jalan menuju salah satu cita-cita mereka untuk terus menuntut ilmu di perguruan tinggi (mengingat lomba tersebut memang memiliki efek yang besar bagi peluang untuk masuk ke universitas). Sungguh cita-cita yang mulia itu terucap dari mereka. Linux lah yang akan membuka jalan menuju cita-cita mereka, dengan usaha, kerja keras dan doa, semoga cita-cita itu bisa terwujud. Amin.
Dari kisah antara linux dan anak didik ku, ย tidak hanya materi yang bisa disumbangkan untuk kemajuan pendidikan bangsa ini, tapi sekecil apapun ilmu yang kita punya semoga bisa membawa perubahan bagi kehidupan orang lain. Linux adalah salah satu kunci untuk membuka impian mereka dan semoga lebih banyak lagi orang-orang yang berdermawan memberikan kunci-kunci kepada anak Indonesia untuk membuka semua impian berharga mereka.

14 thoughts on “Linux untuk Cita-cita Anak Didik Ku

  1. semangat terus wik. niat yang baik akan membawakan kebaikan pula. jangan lupa selalu bawa nama Yang Maha Kuasa di setiap niat yang baik. supaya lebih afdol dan berpengaruh luas di anak didikmu nanti. ๐Ÿ™‚

  2. semangat kakak ๐Ÿ˜€
    aku juga pengen loh sosialisasi tentang open source ini dari linux, android dan antek-anteknya, tantangannya itu loh yang bikin feelnya dapet ๐Ÿ˜€

  3. terima kasih untuk komentarnya semua.. satu yang membanggakan bagi saya, setelah beberapa minggu memberikan pelatihan kepada mereka, dari yg tdk tahu apa tentang linux menjadi masuk dalam 10 besar dalam perlombaan se-Malang raya. terima kasih atas doanya, semoga sedikit ilmu saya berguna bagi mereka di masa depan. amin ๐Ÿ™‚

  4. salah satu anak didik ku yg mw berangkat ke Bojonegoro tingkat Provinsi >> Amier. Walaupun sudah bukan saya coach nya terus semangat ya nak,, kalau ada yg ditanyakan jangan malu2. ๐Ÿ˜€

Leave a Reply to DYGA Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *