LINUK ITU PINUK

Menjadi pengalaman baru bagi penulis menggunakan program Linux dan pengalaman ini bukan disengaja tetapi kebetulan saja. Gini ceritanya sekolah penulis, SMPN 2 Bambanglipuro mendapat bantuan perangkat komputer, kalo ga salah ada 40 komputer klien dan 1 komputer master.

Nah ..katanya komputer – komputer tersebut bantuan dari Kementerian Komunikasi dan Informasi dan komputer tersebut telah terinstall program Linux. Pertama – tama aku memang ga familiar dengan program Linux, yang jelas sangat berbeda dengan Windows ya..kalo dicermati memang tidak beda – beda amat, mungkin hanya nama – nama aplikasi dan letaknya yang agak beda. Tetapi walaupun tidak terlalu jauh beda dengan program Windows tetap saja hal tiuĀ  membuat akuĀ  gagap teknologi. Oleh karena itu aku perlu pembiasaan yang agak lama dan untungnya pada waktu itu aku sebagai guru diwajibkan untuk menguasai program Lectora yang harus dijalankan menggunakan program Linux.

Beberapa kali sekolah kami mengundang instruktur Lectora yang berasal dari BTKP (Balai Teknologi dan Komunikasi Pendidikan) Daerah Istimewa Yogyakarta untuk membimbing kami membuat materi ajar atau media pembelajaran berbasis program Lectora. Dari sinilah aku terbiasa menggunakan Linux karena terbiasa menggunakan dan membuat media pembelajaran berbasis program Lectora sehingga aku tidak gaptek lagi.

Apalagi dengan program Linux aku dapat terbebas dari virus komputer karena kalo flash atau file kita mengandung virus maka otomatis komputer akan men-scannya atau secara otomatis file tersebut hilang dan akhirnya bersih dari virus.. Setelah aku menggunakan komputer dengan program Linux berkali – kali, sekarang aku merasakan besarnya manfaat dan kemudahan dari Linux. Sekarang virus bye..bye dan bagiku Linuk itu Pinuk (mudah sekali)

Leave a Reply

Your email address will not be published.